Panduan Dan Cara Budidaya Kentang Di Dataran Tinggi

Panduan Dan Cara Budidaya Kentang Di Dataran Tinggi – Umbi Kentang dapat difungsikan sebagai bibit untuk mendapatkan tanaman baru, atau bibit Kentang dapat diperoleh dari rumpun tanaman Kentang lainnya atau bisa membeli secara khusus pada suatu tempat.

Cara Budidaya Kentang Di Dataran Tinggi

Cara Budidaya Kentang Di Dataran Tinggi

Nah jika bibit unggul sudah anda peroleh, pilihlah bibit Kentang yang masih dalam kondisi segar / baru, dimana bibit ini terlebih dahulu anda simpan selama kurang lebih 3 bulan. Penyimpanan ini bertujuan untuk memilih bibit mana saja yang sudah siap untuk ditanam dan bertunas baru. Tunas – tunas yang bermunculan sebaiknya diseleksi dengan cara memotong seukuran 2 Cm atau lebih.

Penanaman mulai dilakukan dengan cara menata / meletakkan bibit unggul bertunas yang sudah diseleksi tersebut di atas pada ‘garitan’ yang sudah disediakan sebelumnya. Lalu dilanjutkan dengan melakukan pemupukan di atas / sekitar bibit bertunas tersebut atau sekitaran garitan.

Masing – masing dibuatkan jarak terhadap peletakan bibit Kentang adalah rata – rata berukuran antara 20 s/d 30 Cm yang memiliki tujuan guna menata dan menjaga rumpun tanaman tak saling berdempetan terlalu dekat sehingga mengganggu dan masing – masing tanaman dapat memperoleh nutrisi yang tepat. Selanjutnya tutup tunas Kentang dengan tanah yang sudah disediakan sebelumnya hingga membentuk gundukan setinggi 10 s/d 15 Cm. Sekitar area gundukan disarankan untuk membentuk menyerupai parit untuk proses mempermudah penyiraman atau sebagai fungsi saluran irigasi.

Seperti dijelaskan di atas, tahapan atau proses pertama dalam budidaya tanaman kentang dengan skala besar adalah melalui persiapan lahan – lahan tanam yang tepat yaitu tanah yang gembur menandakan bahwa tanah tersebut subur. Atau dapat juga dengan melalui media tanah yang agak padat, langkah – langkah selanjutnya adalah sebagai berikut :

  • Cangkul area tanah padat hingga mencapai kedalaman 30 Cm dengan merata dan menyeluruh.
  • Selanjutnya melakukan pembajakan, apabila sudah selesai maka harus dibiarkan atau ditunggu sekitar 2 s/d 3 hari.
  • Kemudian dilanjutkan dengan proses tanah digaru lalu didiamkan kembali selama sekitar 1 minggu.
  • Mendiamkan tanah tersebut di atas usai terjadinya proses pembentukan media tanam masing – masing memiliki tujuan guna memperbaiki kondisi / ‘aerasi’ tanah yang terlalu padat / keras. Kondisi tanah yang gembur sangat pas untuk mendukung proses pertumbuhan tanaman Kentang tersebut di atas.
  • Selanjutnya tetap memperhatikan kondisi tanah yang wajib untuk anda lakukan dengan baik dan rutin guna menjaga kondisi tanaman Kentang tetap dalam keadaan sehat, dimana tanah jangan terlalu kering atau terlalu basah.

Pemeliharaan Pada Tanaman Kentang

Pemeliharaan dalam hal ini sudah termasuk bagian pemupukan secara teratur sesuai dengan aturan pada kemasan pupuk, kemudian lakukan penyiraman dengan melihat kondisi iklim. Jika sedang musim hujan dan kondisi tanah terjaga kelembabannya maka tidak perlu melakukan proses penyiraman terlalu sering.

Baca Juga :

Lakukan juga pembersihan area tanam dari gulma yang bertujuan untuk menjaga sumber nutrisi pada tanah untuk tunas – tunas baru Kentang bisa didapatkan dengan utuh.

Demikian kami menjelaskan dengan singkat tentang panduan singkat dan cara budidaya Kentang pada dataran tinggi, semoga bermanfaat !

Updated: November 28, 2018 — 8:29 am
Informasi Kontes SEO Indonesia © 2018 Frontier Theme