Pengertian dan Penyebab Disleksia

Pengertian dan Penyebab Disleksia – Pengertian Disleksia adalah gangguan dalam proses belajar yang ditandai dengan kesulitan membaca, menulis, ataupun mengeja, maka dari itu penderita disleksia akan kesulitan dalam mengidentifikasi kata –kata yang diucapkan dan mengubahnya menjadi huruf atau kalimat.

Disleksia dapat ditemukan pada anak – anak ataupun orang dewasa, karena disleksia sendiri tergolong gangguan saraf pada bagian otak yang memproses Bahasa. Meskipun individu dengan disleksia kesulitan dalam belajar, namun hal ini tidak mempengaruhi tingkat kecerdasan seseorang.

Menurut Shaywitz (2008:453) Disleksia adalah suatu kondisi pemprosesan input atau masukan informasi yang berbeda dari anak normal yang seringkali ditandai dengan kesulitan membaca, sehingga dapat mempengaruhi area kognisi seperti daya ingat, kecepatan memproses input, kemampuan pengaturan waktu, aspek koordinasi, dan pengendalian gerak.

Penderita disleksia dianggap dapat mengalami penderitaan hebat di sebuah masyarakat yang sangat memprioritaskan kefasihan membaca (Stenberg, 2006:323).

Menurut Partowisastro (1986:50) mengatakan bahwa disleksia adalah seorang anak yang mengalami gagal belajar membaca yang diakibatkan karena fungsi neurologis (susunan dan hubungan saraf) tertentu, atau pusat saraf untuk membaca tidak berfungsi sebagaimana diharapkan.

Penyebab dari disleksia pada saat ini belum dapat diketahui secara pasti, namun keadaan ini diduga memiliki hubungan dengan kelainan gen yang mempengaruhi kinerja otak dalam membaca dan berbahasa, adapaun sejumlah factor yang diduga dapat memicu kelainan gen tersebut adalah :

  • Lahir premature atau terlahir dengan berat badan yang rendah
  • Infeksi atau paparan nikotin, alcohol, dan NAPZA pada masa kehamilan
  • Riwayat disleksia dalam keluarga juga dapat menjadikan anak memiliki kemungkinan untuk menderita disleksia

Namun ada beberapa penemuan pula yang ditemukan oleh para ahli neurologis dimana pada saat melakukan aktivitas pemrosesan Bahasa, aktivitas pada himesfera bagian kiri akan tampak lebih besar daripada hemisfera bagian kanan, sedangkan pada individu yang mengidap disleksia maka aktivitas himesfera kedua bagian menjadi sama besar (Devaraj, 2006:35).

Salah satu penyebab terhambatnya anak disleksia dalam melakukan pemprosesan Bahasa adalah dikarenakan terjadinya pemusatan pada perjalanan saraf penghubung atau confusing traffic jam of nerve signal menjadikan proses penginformasian antara saraf semakin lama (Devaraj, 2006:36).

Sekian informasi yang dapat disampaikan mengenai pengertian dan penyebab disleksia, semoga dapat menambah pengetahuan dan pemahaman mengenai disleksia tersebut.

Updated: Februari 7, 2019 — 8:36 am
Informasi Kontes SEO Indonesia © 2018 Frontier Theme