Sistem dan Contoh Pencernaan Amfibi

Sistem dan Contoh Pencernaan Amfibi – Amfibi atau nama lainnya adalah Amfibia merupakan hewan yang hidup di dua alam, yaitu di daratan dan di perairan.

Contoh dari hewan-hewan Amfibi yang hidup di dua alam dan biasa kita temui adalah Katak, Kodok dan Buaya. Eitss… Tunggu dulu, meskipun buaya hidup di dua alam, bukan berarti Buaya adalah Amfibi, melainkan adalah Reptil.

Agar jelasnya lagi, ada baiknya bila kita mengetahui ciri-ciri hewan Amfibi sebagai berikut:

  • Tubuh Amfibi dilapisi oleh lendir atau kulit yang basah dan memiliki kaki yang berselaput
  • Hewan berdarah dingin dan memiliki sistem peredaran darah tertutup.
  • Amfibi mengalami metamorfosis sempurna.
  • Memiliki 3 jantung yang terdiri atas tiga ruangan yaitu dua serambi(atrium) dan satu bilik(ventrikel).
  • Sistem respirasinya terpisah atau dalam kombinasi paru-paru, kulit dan insang.
  • Amfibi tidak bersisik atau tidak berbulu

Meski hidup di dua dunia, akan tetapi buaya atau Reptil lainnya pada tubuhnya diselimuti oleh sisik yang keras. Berbeda dengan Amfibi yang tidak bersisik atau tidak berbulu dikarenakan air selalu mengalir pada bagian kulit hewan tersebut.

Jika sudah memahami penjelasan di atas, selanjutnya kita akan membahas mengenai sistem dan contoh pencernaan Amfibi. Kita ambil contoh Katak, yaitu sebagai berikut :

  1. Rongga mulut

Sebagai pencernaan yang pertama mencerna makanan.

  1. Kerongkongan

Katak tidak memiliki leher sehingga saluran kerongkongannya kecil dan sangat pendek .

  1. Lambung

Lambung katak yang menyerupai lambung ikan dan bersifat asam memiliki tujuan untuk membunuh kuman-kuman penyakit dan melumpuhkan mangsanya. Selain terdapat hati yang berfungsi menetralisir racun, di sekitar lambung katak terdapat pancreas berwarna kekuning-kuningan yang fungsinya menghasilkan enzim untuk pencernaan makanan.

  1. Usus

Terdiri dari usus duabelas jari, usus kosong dan usus cerna dimana masing-masing fungsinya sebagai proses penyerapan makanan yang tercerna dengan bantuan enzim dari pankreas.

  1. Usus besar atau usus tebal

Tempat terjadinya penyerapan air dan pembusukan sisa-sisa makanan setelah melalui usus.

  1. Kloaka

Sisa makanan yang tidak diserap akan dikeluarkan melalui kloaka.  Kloaka terdiri dari dua saluran yaitu saluran reproduksi dan saluran pencernaan.

Updated: Februari 3, 2019 — 4:31 pm
Informasi Kontes SEO Indonesia © 2018 Frontier Theme